KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat
taufik dan hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat pada
waktunya.
Penulisan makalah
yang bertema”Kutipan dan Catatan Kaki” ini, bertujuan untuk mengetahui tentang
apa yang dimaksud dengan kutipan dan catatan kaki.
Penulis menyadari
banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini, itu dikarenakan kemampuan
penulis yang terbatas. Namun berkat bantuan dan dorongan serta bimbingan dari
ibu dosen mata kuliah Bahasa Indonesia
serta berbagai bantuan dari berbagai pihak, akhirnya pembuatan makalah ini
dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulis berharap
dengan penulisan makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri
dan bagi para pembaca umumnya serta semoga dapat menjadi bahan pertimbangan
untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi di masa yang akan datang.
Tangerang, Januari 2013
Penulis
I.
A. Pengertian
Kutipan
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari
berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu
bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah,
internet, dan lain sebagainya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengutip adalah
mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu
berbeda dengan plagia, plagiat adalah mengambul karangan karangan atau pendapat
orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.
B. Fungsi kutipan:
1. Untuk menunjang fakta, gagasan atau untuk
memberikan informasi tentang sumber data, gagasan dan lain-lain yang
relevan(catatan acuan)
2. Untuk memberikan penjelasan penambahan tentang
suatu masalah yang dikemukakan dalam teks atau untuk menjelaskan definisi
istilah secara cermat(catatan kaki)
C. Macam – macam Kutipan
Kutipan dibagi menjadi 2macam yaitu :
1. Kutipan
Langsung (Direct Quotation)
Kutipan
Langsung adalah pernyataan yang
ditulis dalam susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikitpun.
Kutipan
langsung biasanya digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
Ø Untuk mengutip rumus atau
model matematika
Ø Untuk mengutip
peraturan-peraturanhukum, surat keputudsan, surat perintah.
Ø Untuk mengutip
peribahasa, puisi, karyadrama, dan kata-kata mutiara.
Ø Untuk mengutip beberapa
definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang sudah pasti.
Ø
Untuk memgutip beberapa pernyataan ilmiah yang jika
dinyatakan dalam bentuk lain dikhawatirkan
akan kehilangan maknanya.
Kutipan langsung dibagi menjadi 2,yaitu:
a) Kutipan langsung pendek (short direct quotation)
Adalah kutipan langsung yang panjangnya tidak nmelebihi tiga baris ketikan.
Kutipan yang demikian dimasukkan dalam
teks dengan memberikan tanda petik dyantara bahan yang dikutip. Kalau kutipan
itu perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka pada awal
kalimat diberi titik tiga buah.
b)
Kutipan langsung
panjang (Long Direct Quotation)
adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga
baris ketikkan. Kutipan tersebuut diberi tempat sendiri, dalam alinea baru yang
berdiri sendiri, diketik dengan satu spasi, dan lebar jorokkan kedalam dan
kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis tepi yang baru, sedangkan
baris kedua dan seterusnya dimulai sesudah dua ketukan huruf dari garis tepi
kiri, serta tidak ditulis antara tanda petik.
Contoh Kutipan Langsung
Atau : kesimpulan dari penilitian tersebut adalah “ada hubungan yang erat antara factor social ekonomi dengan kemajuan belajar”(Soebronto 1990:123). Ini contoh kalimat kutipan langsung panjang.
dan ini termasuk contoh kalimat kutipan langsung pendek.
2. Kutipan Tidak
Langsung (Indirect Quotation atau paraphrase)
adalah kutipan yang tidak persis sama seperti bahan
aslinya. Kutipan ini merupakan suatu ketikan pokok-pokok pikiran atau ringkasan
kesimpulan menurut jalan pikirasn dan bahasa pengutip sendiri. Kutipan ini
tidak dituliskkan diantara tanda petik, melainkan langsung dimasukkan dalam
kalimat atau alinea.
Kutipan tidak langsung dibedakan mennjadi dua, yaitu:
a) Kutipan tidak langsung pendek(short indirect quotation)
adalah kutipan tidak langsung
yang terdiri darisatu alinea atau kurang.
b)
Kutipan tidak
langsung panjang(long indirect quotation)
adalah kutipan tidak langsung
yang terdiri lebih dari satu alinea
Contoh kutipan
Tidak Langsung
D.
Cara Menempatkan Sumber Kutipan
Ada tiga cara menempatkan sumber kutipan dalam tulisan,
yaitu:
1. Cara ringkas, yaitu cara menempatkan
sumber kutipan dibelakang bahan yang dikutip. Sumber kutipan ini ditukiskan diantara tanda
kurung dengan menyebutkan nama pengarang, tahun penerbitan, dan halaman yang
dikutip.
2. Cara langsung, yaitu cara menempatkan
sumber kutipan langsung dibawah sumber kutipan langsung dibawah pernyataan yang
dikutip. Antara pernyataan atau teks dalam tulisan dengan sumber kutipan
dipusahkan dengan garis lurus sepanjang garis teks. Jarak garis pemisah dengan
teks adalah satu spasi dan jarak garis pemisah dengan sumber kutipan adalah dua
spasi, sedangkan garis baris dari kutipan itu sendiri adalah satu spas
E. Cara
Penulisan Sumber Kutipan dari Berbagai Sumber
Sumber
lain yang dapat dikutip adalah:
1. Buku
Cara penulisan:
Ø Jika satu sampai tiga
pengarang, nama penulis ditulis sesuai dengan nama pengarang pada buku dan
diikuti koma. Jika pengarang lebuh dari tiga pengarang, nam pengarang pertama
diikuti singkatan dkk(dan kawan-kawan) atau et.al(et alli)
Ø Judul buku dicetak miring
Ø Judul buku yang diikuti
informasi(sub jadul, jilid, edisi);tidak disisipi koma atau titik.
Ø Informasi penerbitan
diapit tanda kurung dengan urutan nam kota(diikuti titik dua), penerbit(diikuti
koma)dan tahun, setelah kurung tutup diberu koma.
Ø Dapat diikuti kata
halaman(disingkat hlm atau h ) dan dapat juga, nomor halaman angka arab dan
diakhiri dengan titik.
Contoh : Aksin, M, Merancang Audio
Mobil Hi-Fi Stereo System, Semarang:
Effhar, 2002.
2. Penerbitan pemerintah,
lembaga, organisasi atau badan-badan yang terkemuka.
Cara penulisan:
Nama lembaga, judul penerbitan(diberi garis bawah), data tentang penerbitan(tabggal,
bulan, serta tahun diapit tanda kurung), nomor halaman(bisa disingkat hlm. Atau
h).
3.
Surat kabar
Cara penulisan:
Macam tulisan atau nama pengarang(jika ada), judul berita atau karangan,
nama surat kabar, data tentang penerbitan, bagian(jika ada, nomor halaman,
kolom(jika ada).
4.
Artikel dalam jurnal
Cara penuilisan:
Nama pengarang, juduk artikel(diikuti tanda petik), nama jurnal(dicrtak
miring), nomor volume:nomor halaman, (tempat, bulan dan tahun penerbitan),
nomor halaman.
5.
Terjemahan
Cara penulisan:
Nama asli pengarang, judul asli buku atau judul terjemahan, penerjemah(bisa
disingkat terj.), (nama kota;penerbit, tahun), nomor halaman.
6.
Majalah
Cara penulisan:
Nama pengarang,judul artikel(diapit tanda petik),nama majalah dicetak
miring(koma diletakkan sebelum tanda petik terakhir) nomor dan tanggal
penerbitan, nomor halaman.
Contoh : Bobo, Majalah Mingguan Anak-Anak,
No. 51/1998, Jakarta.
7.
HTTP
(HyperText Transfer Protocol)
Cara penulisan :
Sertakan
nama pengarang (jika ada) dengan nama belakang terlebih dahulu; judul lengkap
dalam tanda petik; tanggal dokumen; protokol yang digunakan (dalam hal ini
http) berikut alamat URL-nya; dan tanggal akses.
Contoh : Burka, Lauren P, "A Hypertext History of Multi-User Dimensions.", MUD History. 1993,
http://www.utopia.com/talent/ipb/muddex/essay, (2 Aug. 1996).
Contoh : Burka, Lauren P, "A Hypertext History of Multi-User Dimensions.", MUD History. 1993,
http://www.utopia.com/talent/ipb/muddex/essay, (2 Aug. 1996).
II.
CATATAN KAKI
A. Pengertian Catatan Kaki (Foot Note)
Catatan kaki adalah keterangan yang dicantumkan pada margin
bawah pada halaman buku. Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil
daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah
pokok.
Catatan
kaki untuk artikel yang diambil dari internet, cantumkan nama pengarang, judul
artikel, tuliskan online (dalam kurung) diikuti alamat situsnya, seperti http:/
www.ed.gov./… yang memudahkan pembaca untuk mengakses sumber tersebut.
B.
Cara menempatkan sumber kutipan di kaki halaman
Cara ini lazim dfisebut footnote
(catatan kaki) dan cara ini lebih banyak dianut dalam penulisan skripsi. Antara
bagian teks dengan footnote dipisahkan dengan garis lurus sepanjang dua inci
dan jarak baris antara garis pemisah dengan teks adalah satu setengah spasi, sedangkan
jarak baris antara garis pemisah atau footnote adalah dua spasi.indensi untuk
footnote seperti indensi alines bsru dalam teks. Jarak baris dalam footnote
adalah satu spasi, sedangkan jarak antara footnote satu dengan footnote lain
dalam tiap halaman adalah dua spasi.